oleh

Pangdam Udayana Kerahkan Ribuan Prajurit, Pasukan Elite dan Tempur Diterjunkan

-Berita, Nasional-378 Dilihat

SPI– Pangdam Udayana Kerahkan Ribuan Prajurit, Pasukan Elite dan Tempur Diterjunkan

Pangdam Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto mengatakan pihaknya mengerahkan 6 ribu prajurit untuk mengamankan rangkaian kegiatan G20 yang puncaknya berlangsung di Badung, Bali pada 15–16 November 2022.

“Untuk kekuatan di wilayah kami Kodam IX/Udayana, sekitar 6 ribu personel. Itu yang nanti tergelar untuk Satgas Pengamanan Wilayah,” kata Sonny saat ditemui pada sela-sela kegiatannya di Denpasar, Kamis (16/6). Tidak hanya itu, jenderal TNI bintang dua itu bakal mengerahkan 2 ribu prajurit bersiaga mengantisipasi bencana alam.

“Kami juga mengantisipasi apabila terjadi bencana alam saat pelaksanaan G20 nanti sehingga dibentuk Satgas Evakuasi,” kata Pangdam Udayana. Menurut dia, Satgas Evakuasi Bencana G20 itu dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana. Keberadaan Satgas Evakuasi Bencana itu merupakan langkah kesiapsiagaan Kodam IX/Udayana mengingat Bali memiliki sebelas potensi ancaman bencana, yang di antaranya letusan gunung api dan tsunami.

Dilansir Jpnn, sejauh ini, Kodam Udayana bersama Polda Bali dan Badan Intelijen Negara di Daerah (Binda) Bali telah mengidentifikasi sejumlah potensi ancaman yang dapat terjadi selama G20, di antaranya penculikan terhadap delegasi dan aksi teror. Demi menunjukkan kesiapan menghadapi itu, Kodam IX/Udayana pun menggelar simulasi penanggulangan aksi teror di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Kamis.

Dalam simulasi, Kodam IX/Udayana menampilkan kemampuan sejumlah pasukan elitenya dari Batalyon Infanteri Raider 900/Satya Bhakti Wirottama, Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara, Batalyon Zeni Tempur 18/Yudha Karya Raksaka, dan Detasemen Kavaleri 4/Shima Pasupati.

Tidak hanya itu, belasan kendaraan tempur tank, alat peledak bom, dan kendaraan penjinak bom juga ditampilkan saat simulasi. “Kami sudah memetakan hakikat ancaman yang diperkirakan akan timbul sehingga kami antisipasi dari jauh-jauh hari saat ini untuk mengeliminisasi supaya itu tidak terjadi,” kata Pangdam IX/Udayana. Indonesia pada tahun ini ditunjuk sebagai ketua/presidensi G20, yaitu forum antarnegara yang terdiri atas 19 negara dan Uni Eropa. Forum G20 mewakili setidaknya 60 persen populasi bumi, 80 persen produk domestik bruto (PDB) dunia, dan 75 persen perdagangan global. Rangkaian acara G20 di bawah kepemimpinan Indonesia telah berlangsung sejak Desember 2021 dan puncaknya, yaitu konferensi tingkat tinggi (KTT) atau pertemuan antarpemimpin negara (leaders’ meeting) bakal berlangsung di Nusa Dua, Badung, Bali pada 15–16 November 2022. (jpnn/spi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *